Dari Kami

images.jpg

Pada hakekatnya setiap manusia baik secara berkelompok ataupun perorangan, baik pejabat atau masyarakat atas maupun masyarakat pada tahap yang paling bawah adalah konsumen atau pengguna suatu produk atau jasa baik untuk kepentingan diri sendiri maupun keluarga.  Sehingga antara konsumen dengan pelaku usaha sangat berpotensi menimbulkan komplik yang secara kebetulan dari sebagian besar kasus yang terjadi maka selalu konsumenlah yang menjadi korban.  Hal ini bisa terjadi karena pada umumnya masyarakat konsumen kurang mendapat perhatian terutama konsumen dikelas ekonomi menengah kebawah, maka oleh karena itu untuk bisa berperan aktif dalam mewujudkan perlindungan konsumen dan sebagai bentuk kepedulian maka kami bermaksud membentuk Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat. Lembaga yang independen, terdaftar dan diakui keberadaannya oleh pemerintah serta bertugas membela dan melindungi kepentingan konsumen.

Sungguh ironis sekali bahwa Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1999, yang sudah berusia 17 tahun belum banyak diketahui masyarakat bahkan oleh penegak hukum di Negara ini, padahal UU Perlindungan Konsumen tersebut sangat menyentuh dan membela kepentingan warga masyarakat konsumen, artinya tak ada pengecualian karena konsumen adalah masyarakat.

Oleh karena itu agar masyarakat konsumen mendapatkan keamanan dan kenyamanan didalam mendapatkan pelayanan dan produk maka perlu diadakan sosialisasi dengan melakukan pembinaan dan atau penyuluhan kepada masyarakat mengenai Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999, sehingga tidak ada lagi konsumen yang kebingungan, dirugikan karena hak-haknya tidak ada yang memperhatikan. Disamping itu, apabila Lembaga ini terbentuk maka Lembaga bisa melakukan terobosan-terobosan percepatan penyebaran informasi dalam rangka meningkatkan kesadaran atas hak dan kewajiban,  bekerja sama dengan intansi terkait untuk mewujudkan perlindungan konsumen,  turut melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha dan konsumen dalam pelaksanaan perlindungan konsumen, membantu konsumen dalam memperjuangkan haknya atau bahkan berupaya melakukan langkah-langkah kongkrit sebagaimana diamanatkan pasal 46 huruf c Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.


Ditetapkan di : Kisaran

Pada Tanggal : Juli 2016 

 

Tim Penyusun              : 1. Efrizal, SH

                                       2. Drs.Muliadi. MM

                                       3. Nur Alfa Izun, S.Kom

                                       4. Kamaluddin

                                       5. Bambang Syahputra Siregar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s